adult,  erotica,  Indonesia,  komedi,  Mainstream Romance,  Review Buku,  Roman,  romcom,  workplace

Karakter Berotak Mesum dalam Novel “Dirt on My Boots” by Titi Sanaria

Mulut dan pikiran Sita selalu seirama, apa yang ada di benaknya, itulah yang dia katakan. Sayangnya, otak Sita penuh sekali dengan hal-hal mesum, sehingga urusan ranjang dan kejantanan merupakan topik yang sehari-hari dia singgung dan perbincangkan dengan sahabat dan teman-teman kantor.

Sebenarnya tidak apa-apa, seandainya hobinya itu cukup terdengar oleh orang-orang yang memang dekat dan mengerti kegemarannya saja. Namun siapa yang menyangka bahwa bos barunya, Pak Andra, memiliki bokong seksi dan wajah setampan pemeran utama laki-laki di 30 Shades of Grey, Sita pun jadi tak bisa menahan diri.

Saat ini, Sita hanya bisa berdoa semoga komentar-komentar mesumnya tidak dianggap kurang ajar oleh Pak Andra. Tapi apa ini? Kenapa bosnya semakin lama semakin menggodanya? Kalau begini terus, lama-lama Sita bisa benar-benar kehilangan pekerjaan, atau lebih buruk: kehilangan keperawanan!

 

Review

Saya harus akui, bahwa bahkan untuk tema novel roman adult, karakter di novel ini cukup ekstrim dengan caranya sendiri dan itulah yang membuat ceritanya unik. Sita adalah perempuan dewasa yang sebenarnya banyak kita temui di kota besar terutama di bidang pekerjaan kreatif seperti agensi periklanan yang memang menjadi latar plot Dirt on My Boots. Sita cenderung berkomentar ceplas-ceplos, emosinya meletup-letup, pekerjaan yang berat dijalaninya dengan canda gurau bersama teman satu tim, dan tema candaannya apalagi kalau bukan hal-hal mesum. Kemudian karakter Sita dipertemukan dengan Andra, bos baru di divisi Sita yang ganteng, sukses, sedikit arogan, dan tentu saja memiliki ketertarikan seksual pada Sita.

Singkat kata, sebenarnya ramuan plotnya sangat tipikal roman adult workplace, namun digabungkan dengan unsur komedi.

Menurut saya, ceritanya cukup menghibur, hanya saja memang ada beberapa hal yang sebenarnya bisa ditingkatkan untuk memperkuat cerita.

Pertama, karena hal yang paling menarik dalam cerita ini (menurut saya) adalah sifat Sita yang suka membicarakan hal-hal mesum, mungkin itu bisa menjadi penguat pesan moral atau tema utama, tapi sampai akhir cerita elemen itu hanya menjadi bagian dari karakter Sita saja. Saya rasa unsur komedinya akan lebih kuat saat mungkin Sita dipertemukan dengan bos yang alim luar biasa. Atau mungkin bos yang sama-sama hobi berkata kasar dan sama perjakanya dengan Sita.

Kedua, ceritanya masih (sangat) kurang konflik. Intinya adalah dua orang yang saling tertarik secara seksual dan kemudian bersatu. Saya tidak menemukan masalah yang berarti, juga tidak menemukan alasan mengapa mereka harus dipersatukan.

Ketiga, ceritanya kurang berani. Kalau karakternya sudah seekstrim itu dan memang temanya adalah adult, kenapa tidak sekalian dibuat erotica? Kalau pembahasan dalam bentuk dialog sudah sejauh dan sesering itu saya rasa tidak ada salahnya menyelipkan minimal satu adegan yang membahas paling tidak sampai foreplay, atau intercourse sekalian.

Keempat, saya tidak menemukan hubungan antara judul dengan cerita. Saya sebenarnya masih bingung kenapa judulnya Dirt on My Boots. Saya coba googling, dan hanya menemukan fakta bahwa itu adalah sebuah judul lagu yang dinyanyikan oleh Jon Pardi. Tapi liriknya pun tak ada hubungannya dengan hal-hal mesum (sepertinya). Untuk bagian ini, kalau ada yang bisa menjelaskan, saya tunggu di kolom komentar, ya.

Seperti yang saya bilang, di luar itu, saya cukup terhibur membacanya, recommended untuk pembaca-pembaca wattpad, terutama yang gemar dengan tema romantic comedy untuk usia adult.

Selamat Membaca,
 
Putri Review.

 

Dirt on My Boots

by Titi Sanaria

Genre : Romance, Drama, comedy
Age Range : Adult
Keywords : workplace, advertising, NSFW
Plot/Moral Cerita : (2/5)
Alur/Konflik : (3/5)
Karakter : (3/5)
Diksi/Bahasa : (3/5)
Riset/Pendalaman : (4/5)

Editor: Dion Rahman

ISBN : 978620447230
Format : Paperback, 291 halaman
Diterbitkan pertamakali tahun 2017 oleh Penerbit Elex
Finished on August 2017
Selamat membaca,
 
Putri Review.

268 total views, 1 views today

Reviewer buku asli Indonesia. Twitter: @putrireview | Intagram: putrireview

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *